Kamis, 12 Juli 2012

Tekanan Jual Global Buang IHSG dari Level 4.000

JAKARTA - Sentimen negatif yang memayungi indeks global membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah hari ini. Tak tanggung-tanggung, indeks saham pun terlempar lagi dari level 4.000.

"Tekanan jual yang masih melanda bursa Global membawa sentimen negatif pada perdagangan IHSG hari ini, IHSG diperrkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas," kata analis Equator Securities Gina Novrina di Jakarta, Kamis (12/7/2012).

IHSG, pada akhir sesi I perdagangan Kamis (12/7/2012) turun 43,26 poin atau 1,08 persen ke 3.975,88. LQ45 turun 9,78 poin atau 1,42 persen ke 579,29.

Sektor pendukung indeks saham serentak melemah. Sektor tambang turun 44,51 poin atau 2,15 persen, sektor perkebunan turun 26,95 poin atau 1,14 persen dan sektor keuangan turun 3,79 poin atau 0,75 persen.

Indeks Asia juga terpantau kompak melemah. Hang Seng turun sampai 352,98 poin atau 1,82 persen ke 19.066,89, Nikkei turun 120,59 poin atau 1,36 persen ke 8.370 dan Straits Times turun 11,74 poin atau 0,39 persen le 2.977.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,96 triliun dengan volume sebanyak 1,74 miliar lembar saham. Sebanyak 151 saham melemah, 52 saham menguat dan 121 saham stagnan.

Saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp750 ke Rp37.250, PT GUdang Garam Tbk (GGRM) turun Rp550 ke Rp59 ribu dan PT Supreme Cable Manufacturing Tbk (SCCO) turun Rp500 ke Rp4.400.

Lalu saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Taisho Pharmacheutical Indonesia Tbk (SQBI) naik Rp43 ribu menjadi Rp270 ribu, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) naik Rp500 ke Rp16 ribu dan PT BISI International Tbk (BISI) naik Rp100 ke Rp1.060.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar